Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sunset

Loading...

Senin, 05 Oktober 2009

SADAR GA YA???

Sebenarnya Sisil mau nulis ini rada-rada malu, soalnya pengalaman aneh bin ajaib yang nggak akan terlupakan seumur hidup. Tapi berhubung karena Sisil rajin menabung, baek hati, suka membantu, dan murah senyum, maka Sisil akan bercerita pengalaman yang 'menyedihkan' ini.

Pada suatu hari, tepatnya sih hari ini yakni 5-Oktober-2009,entah kenapa Sisil ceria sekali untuk melangkah ke sekolah. Padahal sebelumnya dirumah udah diomelin sampai telinga Sisil butek mendengarnya. Di perjalanan Sisil senyum-senyum nggak jelas seraya menikmati nikmatnya menghirup udara pagi yang segar sekaligus menikmati pemandangan alam sekitar yang menakjubkan.

Sesampainya di sekolah, Sisil langsung ke kantin untuk beli susu cokelat sekaligus makan donat 4 biji. Setelah itu bergosip ria dengan teman-teman tercinta tentang keadaan di berbagai penjuru permukaan bumi. Dan sedang asyik-asyiknya ngerumpi, eeh belnya bunyi. Ya udah deh, akhirnya baris untuk persiapan upacara. Ntah kesambet setan atau jin jenis apa, Sisil nggak bisa diam, sampai-sampai disuruh diem beberapa kali sama temen-temen sekelas. Udah itu diliatin sama adek kelas sambil geleng-geleng kepala. Sisilnya tetep bodo amat dan melanjutkan acara berceloteh ria seraya gangguin teman yang berada di dekat Sisil. Awal-awalnya sih santai dan nyaman-nyaman aja. Setelah Sisil perhatikan dengan seksama, ternyata banyak Guru yang ngeliatin ke arah Sisil sambil geleng-geleng kepala dengan muka yang menyeramkan. Lagi-lagi Sisil masa bodo. Pikir Sisil kala itu, bukan Sisil yang mereka lihat. Tak berapa lama kemudian setelah upacara selesai, seluruh kelas 1 sampai kelas 3 diperintahkan untuk tetap berada dilapangan karena ada beberapa pengumuman tentang lomba-lomba. Setelah pengumuman selesai, sebagian besar kelas 3 langsung duduk merapat di dekat rumput yang ada di depan kelas, Sisil masih tetap berceloteh tiada akhir dengan sahabat karib Sisil. Eh taunya Guru-Guru yang sebelumnya sempat ngeliat Sisil itu lewat di depan Sisil sambil senyum-senyum nggak jelas dan lagi-lagi geleng-geleng kepala seraya mengacungkan tangannya kearah Sisil. Yaa semacam tanda peringatan lah. Lagi-lagi Sisil nggak begitu memperdulikan semua itu. Ternyata...Pada endingnya, seluruh kelas 3 tidak diperbolehkan bubar dan beristirahat, melainkan tetap berada dilapangan karena akan menerima hukuman. Lagi-lagi masa bodoh. Pikir Sisil saat itu, paling hukumannya lari keliling lapangan 3 atau 2 kali. Ternyata oh ternyata, kami disuruh untuk jalan jongkok bolak-balik lapangan basket.

SYOK TOTAL...

Tapi berhubung Gurunya killer, makanya kami langsung nurut aja. Yah..sepanjang jalan perjalanan, sepatu Sisil ancur kena becek, kotor, berdebu, roknya kena becek juga, tangan kepegang becek, kacamata jatuh untung nggak lecet, mana sempet kejungkang dan diketawain cowo-cowo. Benar-benar memalukan. Ujung-ujungnya sekarang kaki Sisil kram setengah mati dan susah buat dibawa jalan.

Semoga aja ini jadi pengalaman buat Sisil dan buat teman-teman semuanya untuk lebih memperhatikan keadaan di lingkungan sekitar. Hehe...

2 komentar:

Nophie mengatakan...

kunjungan balasan neh, anyway mo ngisi buku tamunya dmn yak??? ga ada shoutmix or cbox

Ryadhie mengatakan...

oke the~